Tobaria – Di galangan kapal Pasir Putih Parparean, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, sebuah kapal motor penyeberangan (KMP) bernama Wira Toba sedang dalam tahap pengerjaan akhir.
KMP Wira Toba diharapkan mampu mengatasi lonjakan penumpang dan kendaraan menuju Kabupaten Samosir, terutama saat musim liburan Natal 2024 dan tahun baru 2025.
Kapal ini menjadi kapal keenam yang dibangun di galangan yang sama, dengan lima kapal sebelumnya didanai oleh kementerian.
Konsistensi pembangunan kapal ini menegaskan bahwa rute penyeberangan di Danau Toba memiliki potensi bisnis yang menjanjikan, terutama sejak Danau Toba ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
Pemerintah pun serius mengembangkan infrastruktur transportasi demi mendukung peningkatan pariwisata di kawasan ini.
Dibandingkan kapal-kapal sebelumnya, KMP Wira Toba dirancang dengan kapasitas yang lebih besar serta daya angkut yang lebih kuat. Menurut Bualla, salah satu pihak terkait di proyek ini, kapal tersebut dilengkapi dengan tenaga utama yang mampu mencapai kecepatan hingga 12 knot.
Dengan kapasitas hingga 250 penumpang, kapal ini juga bisa mengangkut sekitar 40 mobil dan lebih dari 20 truk besar, menjadikannya kapal terbesar yang pernah dibangun di dermaga ini.
Warga setempat pun menaruh harapan besar terhadap peluncuran KMP Wira Toba dalam waktu dekat. Beroperasinya kapal ini sangat dinantikan untuk mengurangi kemacetan dan penumpukan penumpang saat liburan.
Dengan adanya kapal ini, pemudik dan wisatawan tidak perlu khawatir gagal menyeberang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Jika KMP Wira Toba dapat beroperasi tepat waktu, kapal ini akan memberikan kontribusi besar bagi kemudahan transportasi dan kenyamanan wisatawan, serta mendukung kelancaran arus penyeberangan di kawasan Danau Toba yang semakin berkembang.(*)
