Danau Toba, salah satu destinasi wisata internasional di Indonesia yang tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, rupanya juga terkenal sebagai zona produksi kopi berkualitas tinggi.
Danau Toba dikelilingi tujuh daerah kabupaten/kota. Setiap daerah memiliki kopi khas masing-masing. Hal ini tentu saja membuat Kawasan Danau Toba memiliki beragam jenis varian kopi yang memiliki cita rasa yang unik.
Umumnya, kopi yang banyak ditanam di sekitar kawasan Danau Toba adalah jenis Arabika. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas areal tanaman kopi Arabika disekitar kawasan Danau Toba sekitar 71.955 hektare, sementara areal kopi Robusta hanya 19.416 hektare.
Hal Ini disebabkan karena kopi Arabika merupakan kopi dataran tinggi yang tumbuh subur di kawasan pegunungan Danau Toba yang ketinggiannya bisa mencapai 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Belum lengkap rasanya jika tidak menikmati secangkir kopi khas dari Pulau ini. Berikut varian kopi khas Danau Toba yang wajib untuk kamu nikmati.
Kopi Sidikalang
Kopi ini merupakan salah satu primadona kopi yang berasal dari Batak. Dengan tekstur yang lebih lembut dibandingkan jenis kopi lainnya.
Pasalnya kopi ini bermula tumbuh pada Bukit Barisan yang memiliki hawa sejuk, yakni dengan ketinggian hingga 1.500 mdpl.
Sesuai namanya, kopi yang satu ini berasal dari wilayah Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Aroma pada kopi Sidikalang ini juga tidak terlalu kuat. Sehingga bisa menjadi pilihan terbaik Anda untuk menikmati secangkir kopi yang nikmat ini.
Kopi Mandailing
Varian kopi khas Danau Toba yang merupakan salah satu jenis kopi terbaik di dunia ini sudah ada sejakk 1980an.
Kopi Mandailing terkenal dengan tingkat keasaman yang lebih rendah.
Kopi yang satu ini pertama kali ditanam di wilayah Mandailing Natal daerah Pekantan. Varian kopi Mandailing ini memiliki cita rasa yang khas, bahkan banyak digemari oleh pecinta kopi dunia.
Kopi yang satu ini memiliki kekentalan yang lebih tinggi. Sementara jenis kopi Mandailing yang paling banyak disukai adalah kopi jenis arabika.
Kopi Sipirok
Ini dia kopi khas Danau Toba yang wajib Anda cicipi, yaitu Kopi Sipirok. Kopi jenis ini memiliki rasa rempah yang sangat kuat. Lalu berbeda daripada jenis kopi umumnya yang lebih dominan pada rasa buah kopi.
Kopi Sipirok ini memiliki aroma Arabika yang lebih pekat. Memiliki rasa yang sedikit manis dan pahit dengan tingkat keasaman yang lebih rendah.
Kopi yang satu ini juga aman untuk Anda yang memiliki masalah pada asam lambung.
Kopi Tarutung
Kopi ini berasal dari Tarutung yang merupakan ibu Kota dari Kabupaten Tapanuli Utara. Umumnya kopi yang satu ini memiliki dua jenis, yaitu kopi Robusta dan kopi Arabika.
Kopi Tarutung memiliki beberapa keistimewaan. Mempunyai kualitas aroma dan rasa yang sangat nikmat.
Pasalnya, kopi ini memiliki rasa yang berdominasi, yaknu gurih, pahit, dan sedikit lebih asam. Bahkan kopi Tarutung merupakan jenis kopi yang sangat spesial. Maka dari itu, Anda wajib mencicipi jenis kopi yang satu ini.
Kopi Lintong
Kopi ini bernama Lintong karena berasal dari daerah Llintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan Tapanuli Utara. Kopi ini menjadi salah satu jenis kopi yang paling banyak masyarakat setempat sukai. Karena kopi Lintong adalah kopi terlaris yang ada di dunia.
Kopi ini memiliki bau yang tajam dengan tekstur lebih halus. Hal inilah yang menyebabkan kopi Lintong menjadi salah satu jenis kopi yang sangat laris.
Kopi Lintong diproses menggunakan dua cara, yaitu Dry Processed dan Semmi Washed. Biji kopi ini akan mengeluarkan rasa rempah yang nikmat. Kopi Lintong juga memilki aroma khas herba, spicy, kacang, rempah, dan coklat.
Nah, itulah beberapa varian kopi khas Danau Toba yang wajib anda coba ketika berkunjung kesana.(*)

wahh, indah pemandangannya sambil ditemani kopi yg nikmat.