Beberapa anak terlihat ragu-ragu saat akan ditinggalkan orangtuanya karena kegiatan perkemahan hanya diikuti oleh anak saja. Namun setelah mendapatkan penjelasan dari panitia kegiatan, anak-anak mulai mengerti dan mengambil kesibukan masing-masing.
Hal di atas merupakan salah satu warna-warni jelang kegiatan perkemahan, usai registrasi peserta kegiatan Kemah Anak Toba, yang diikuti oleh peserta perkemahan anak usia 4 tahun hingga usia 10 tahun di Homestay Ita Soposurung awal Maret 2020 lalu.
Sebagian anak belum siap untuk tidur dan berkegiatan terpisah dari orangtuanya, namun melalui berbagai pendekatan panitia kegiatan memberi keyakinan kepada anak untuk percaya dan tinggal di area perkemahan bukanlah hal sulit namun merupakan tantangan tersendiri.
Agenda rutin sebelum kegiatan perkemahan dimulai, para peserta diajak berkeliling lokasi perkemahan, memperkenalkan dan menunjukkan fasilitas-fasilitas yang akan digunakan selama berkemah, seperti toilet, dapur, pembagian kemah setiap peserta, juga diterangkan hal yang boleh atau tidak dilakukan selama kegiatan perkemahan berlangsung.
Di saat orientasi ini, mulailah terbangun komunikasi yang baik antara peserta dengan panitia, peserta dengan peserta, terlihat dari antusiasme anak memberi pertanyaan dan merespon setiap hal yang disampaikan panitia demikian juga sebaliknya.
Kegiatan perkemahan telah berlangsung untuk yang keempat kalinya di Tahun 2020. Menurut panitia Kemah Anak Toba, Jeremia Hutahaean, kegiatan berkemah merupakan salah satu metode liburan yang paling disarankan untuk anak, dengan mengajak atau mengizinkan anak untuk berkemah. Kegiatan ini merupakan sarana awal untuk memperkenalkan anak tentang alam sekitarnya dan bertemu anak-anak yang lain.
Walaupun berkemah identik dengan udara dingin dan persiapan yang agak merepotkan, namun berkemah memiliki banyak manfaat baik untuk tumbuh kembang anak. Mulai dari menjaga kesehatan hingga melatih anak untuk mandiri dan membangun kemampuan bersosialisasi dengan orang-orang disekitarnya.

Ada 6 manfaat berkemah bagi anak, yaitu :
1. Berkemah akan melatih anak agar mampu beradaptasi, dengan teman-teman baru yang ditemuinya di area perkemahan. Kondisi ini akan mendorong anak untuk bekerja sama dengan teman-teman sekelompoknya. Hal inilah yang melatih anak agar nantinya, mampu membangun hubungan yang harmonis dengan teman-temannya lainnya.
2. Berkemah akan melatih fisik anak agar tetap sehat, dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan sesuai kebutuhan fisik selama mengikuti rangkaian kegiatan berkemah.
3. Kegiatan berkemah akan membangun kepercayaan diri seorang anak. Melalui berbagai kegiatan berkemah seperti memasang tenda, menyalakan api unggun, memasak makanan, dan lain sebagainya. Kegiatan ini secara tidak langsung, mampu meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri anak.
4. Kegiatan berkemah di alam bebas akan melatih anak untuk mencintai dan menghargai lingkungan sekitarnya sejak dini. Mengajak anak mengikuti kegiatan perkemahan secara rutin dan di spot camp yang berbeda-beda, akan memberi banyak gambaran pengenalan alam kepada anak.
5. Berkemah akan melatih anak untuk menciptakan daya kreasi yang bisa menjadi kenangan. Memberikan anak kesempatan untuk menuangkan kesan dan pesan selama mengikuti kegiatan perkemahan. Baik secara lisan, gambar maupun tulisan.
6. Beberapa waktu saat berkemah, akan menjauhkan anak dari gadget. Dan ini sangat baik untuk mengistirahatkan mata dan pikiran anak dari efek penggunaan gadget yang terlalu lama. Bahwa bermain bersama teman-temannya adalah hal paling menyenangkan.
Itulah beberapa manfaat baik yang akan ditemui anak pada saat mengikuti kegiatan perkemahan. Dengan membiasakan anak mengikuti kegiatan berkemah secara teratur tentunya dengan spot camp yang berbeda, maka kita telah menanamkan disiplin pengenalan diri dan sesama, menjaga kesahatan, hingga upaya pengenalan dan mencintai alam secara bersamaan kepada anak.
Sebelumnya kegiatan ini direncanakan sebagai agenda bulanan selama tahun 2020, namun akibat terjadinya Pandemi Covid-19, kegiatan perkemahan anak dihentikan yang sebelumnya sempat dihentikan kembali dilanjutkan di era new normal. Kegiatan Kemah Anak Toba telah dilanjutkan kembali, dengan menerapkan protokoler kesehatan yaitu Adaptasi Kebiasaan Baru termasuk pembatasan jumlah peserta kemah.
Kegiatan Kemah Anak Toba berikutnya akan dilaksanakan akhir Oktober 2020 di Homestay Ita Soposurung.
