Di Kawasan Danau Toba, masyarakat di pesisir biasanya berprofesi sebagai nelayan. Nelayan adalah seseorang yang sehari – harinya bekerja menangkap ikan. Kali ini kita akan mengulas nelayan tradisional dari Danau Toba.
Nelayan di Danau Toba pergi menangkap ikan, menggunakan perahu Khas Danau Toba atau solu. Lain lubuk lain ikannya, demikian juga aktifitas para nelayan. Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri untuk menangkap ikan.
Khususnya di Desa Lumbangaol – Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Bagi sebagian masyarakat Desa Lumbangaol, profesi sebagai nelayan ini sudah mendarah daging dan sulit untuk dilepaskan. Karena profesi ini sudah dilakoni oleh leluhur mereka sejak dulu, dan digeluti oleh keturunannya hingga saat ini.
Salah satu trik nelayan Danau Toba saat menangkap ikan yaitu mangarujak. Nelayan terlebih dahulu memasang perangkap melingkar, yaitu berupa jala untuk radius beberapa meter.
Lalu di dalam lingkaran jala tersebut, nelayan akan bolak balik naik sampan sambil memukul – mukul batang bambu di atas permukaan air danau. Adapun tujuannya adalah, agar ikan merasa terganggu dan berlarian dari persembunyiannya dan menyangkut di jala.
Aktifitas mangarujak biasanya dilakukan pada pagi, siang dan sore hari. Sedangkan malam hari, nelayan akan memasang perangkap berupa kawat besi yang hampir mirip dengan bubu. Perangkap ini akan diturunkan pada malam hari dan akan ditarik kembali ke permukaan air keesokan harinya.

Kepala Desa Lumbangaol Edward Tambunan mengatakan, “Saat ini terdapat 98 kk yang berprofesi sebagai nelayan di Desa Lumbangaol. Sebagai sarana transportasinya, nelayan kini sudah memakai solu yang terbuat dari papan. Di tempat ini terdapat 67 solu yang masih berfungsi dengan baik, trik – trik nelayan menangkap ikan disini masih mengikuti cara – cara seperti dulu. Profesi ini tetap lestari, karena sudah menjadi mata pencaharian turun-temurun. Sekalipun tidak semua nelayan ini, menganggap aktifitas nelayannya sebagai mata pencaharian utama,” ucapnya kepada Tobaria.
Para nelayan di desa ini, turun ke danau terjadwal dengan sendirinya. Ada yang menangkap ikan di pagi hari, sore hari bahkan di malam hari.
Hasil tangkapan dari Danau Toba berupa ikan mujahir, ikan nila juga ikan mas. Ikan hasil tangkapan biasanya akan dijual langsung ke pasar tradisional yang ada di Tambunan Lumban Pea atau di Pasar Balige.
Apakah Anda tertarik ingin mencoba menaiki solu dan menangkap ikan di Danau Toba ? Pastinya hal ini tidak mudah dilakukan, perlu keahlian khusus untuk menaiki solu.
Jika Anda penasaran ingin mencoba, Anda wajib pakai pelampung dan didampingi nelayan setempat. Selamat mencoba yah. (*)
