Di Indonesia, Hari Kopi Nasional dirayakan setiap 11 Maret sejak 3 tahun yang lalu. Pengukuhan Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) saat itu digelar berbarengan dengan pencanangan Hari Kopi Nasional oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada 11 Maret 2018 lalu.
Saat itu Anton Apriyantono selaku Ketua Umum Dekopi mengatakan, bahwa Dekopi akan menjadi tonggak sejarah bangkitnya perkopian Indonesia. Menurutnya, Dekopi akan menjadi partner yang baik bagi pemerintah dan swasta.
Bagi pemerintah, Dekopi akan mengidentifikasi persoalan kopi, regulasi, standar, dan program sehingga pemerintah mendapat masukan yang baik untuk perbaikan sistem perkopian Indonesia. Keberadaan Dekopi diharapkan mampu mensejahterakan pelaku usaha kopi, khususnya petani baik dari hulu sampai ke hilir.
Setiap tahunnya perayaan Hari Kopi dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda di masing-masing negara, hal ini menunjukkan betapa istimewanya minuman kopi. Hal ini diperingati sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap petani kopi.

Hari Kopi pertama kali diperingati pada tanggal 1 Oktober 2015 oleh Organisasi Kopi Internasional di Milan. Pada Hari Kopi, mereka berkampanye tentang perdagangan kopi yang adil serta kesejahteraan para petani kopi. Dan kita bisa menyaksikan, jika saat ini kopi sudah menjadi kebutuhan tersendiri di dalam kehidupan sehari-hari.
Kopi merupakan salah satu minuman yang paling populer di dunia. Sejak dulu hingga sekarang, minuman yang satu ini memang tetap menjadi primadona. Para penikmat pun kopi di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan semakin menjamurnya bisnis kedai kopi atau coffee shop di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Saat ini bisnis kedai kopi atau coffee shop menjadi salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan berkembangnya trend minum kopi di kedai kopi atau biasa disebut nongkrong. Minum kopi kini tidak hanya identik dengan kegiatan yang dilakukan oleh kaum bapak saja, anak muda pun menjadikan kegiatan minum kopi sebagai sebuah lifestyle dan sebagai sarana menunjukkan eksistensi mereka.
Di Kawasan Danau Toba hal ini mulai terlihat, coffee shop mulai bermunculan dengan masing-masing olahan minuman kopi istimewanya. Dan harga kopi mulai dipertimbangkan, mengingat penikmat kopi mulai meningkat di seluruh dunia. Kopi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Yang pasti, kopi selalu menarik untuk diperbincangkan langsung ataupun melalui jejaring sosial.

Menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018, jumlah penduduk yang termasuk kategori pemuda adalah sebesar 63,82 juta jiwa. Jumlah tersebut merupakan seperempat dari total penduduk Indonesia.
Jika dilihat dari banyaknya jumlah pemuda tersebut, trend konsumsi kopi di kalangan pemuda berpotensi besar meningkatkan jumlah konsumsi kopi di Indonesia. Bahkan pemuda tidak hanya sekedar penikmat kopi saja, namun telah menjadi pengusaha yang menggeluti berbagai olahan minuman kopi.
Begitulah sekilas tentang perayaan Hari Kopi Nasional dan di artikel berikutnya kita akan mengulik beberapa coffee shop di Kawasan Danau Toba yang recommended banget buat anda dan rekan-rekan menikmati senja sepulang bekerja. *Jmh
