Indonesia berada pada urutan ke 40 dalam Daya Saing Pariwisata Dunia, dibawah Malaysia, Thailand dan bahkan Singapura. Ada 4 Pilar penilaian yang memberikan nilai terendah bagi Indonesia dimana salah satunya adalah Tingkat Kebersihan Objek Wisata. Menyadari hal ini,  saya sebagai putra Batak, tergerak untuk memberikan pengabdian di Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Wisata yang masuk dalam 5 Super Prioritas Destinasi Wisata yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah.

Dimana saya dalam survey sebelumnya menemukan kurangnya tingkat kesadaran warga sekitar Danau Toba dalam menjaga kebersihan Danau Toba. Sampah – sampah masih berserakan dimana – mana bahkan sudah mulai mengotori berbagai objek wisata disana termasuk air Danau. Lalu saya mengadakan kegiatan Gerakan Sadar Wisata di Danau Toba berupa pemberian pelatihan kepada karyawan – karyawan hotel di sekitar Danau Toba dan juga Kegiatan Bersih – bersih Danau Toba. Kegiatan ini dilakukan sejak Bulan Februari 2020 dan Puncaknya adalah pada tanggal 18 dan 19 Agustus 2020 sebagai salah satu kegiatan dalam rangka HUT RI ke 75.

Peserta yang mengikutinya umumnya adalah Karyawan Hotel setempat, beberapa orang masyarakat dan anak- anak dari Rumah Kreatif di Parapat. Semoga kegiatan ini dapat menggugah hati semua masyarakat terutama insan – insan Pariwisata disana untuk terus menjaga kebersihan bahkan meningkatkannya. Selamat kepada Danau Toba yang sudah ditetapkan sebagai Global Geopark oleh Unesco beberapa waktu lalu. Horas.

Martin P.Gultom SST Par. M.B.A

Penggagas Gedarwis Toba