Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tengah membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Parapat. Pembangunan IPAL ini akan terkoneksi ke dua wilayah yaitu Parapat-Kabupaten Simalungun dan Ajibata-Kabupaten Toba.

Dibangunnya jaringan IPAL tersebut untuk pencegahan pencemaran perairan Danau Toba, sekaligus untuk mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara. Danau Toba merupakan salah satu dari 5 kawasan Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap DPSP direncanakan secara terpadu. Baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur,” jelas Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Pembangunan jaringan IPAL di  Parapat dikerjakan oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sumatera Utara, sejak 2/2/2020 lalu dan rencananya akan selesai pada 2/9/2021 dengan anggaran sebesar Rp.59.42 Miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020. Saat ini progres dari pekerjaan tersebut telah  mencapai 15 %. Pekerjaan Proyek jaringan IPAL Parapat dikerjakan oleh kontraktor PT. Hotomo Mandala Perkasa.

Kementerian PUPR tengah membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL)/ist

Jaringan IPAL Parapat dibangun mulai dari Jl. Sisingamangaraja XII, Terminal Sosorsaba dan Jl. Anggarajim hingga ke IPAL Pantai Bebas. Selanjutnya IPAL di proses di bantaran area Sijambur-Ajibata berdekatan dengan kolam fakultatif, maturasi dan bak pengering lumpur. Harapan dengan dibangunya  jaringan IPAL, akan membuat air limbah domestik dari rumah tangga dan perhotelan tidak lagi mencemari Danau Toba.

Proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah terbagi atas dua paket, paket pertama yaitu  pembangunan Perpipaan Air Limbah area wisata dan rehabilitasi, yaitu pembuatan bak penampungan di Ajibata-Kabupaten Toba. Jaringan Perpipaan Air Limbah sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan perhotelan khususnya di pinggiran Danau Toba.

Dengan semakin terjaganya kebersihan Danau Toba, kita berharap pariwisata di Danau Toba-Provinsi Sumatera Utara, akan semakin diminati wisatawan lokal maupun  mancanegara. Demikian informasi tentang pembangunan IPAL di Parapat-Ajibata dilansir dari akun pu.go.id, pastinya kita bersyukur atas setiap perhatian pembangunan di seluruh Kawasan Danau Toba. *jmh