Di sejumlah daerah di Indonesia, kerbau memegang peranan istimewa sebagai salah satu hewan yang wajib dibutuhkan saat upacara kebudayaan seperti di Toba, Toraja, Makassar, Minangkabau, kerbau memainkan peranan penting dalam ritual adat. Dulu, kesehariannya kerbau dipakai untuk membajak sawah dan diambil susunya.
Kali ini kita akan membahas tentang manfaat dan apa saja jenis-jenis produk dari susu kerbau. Zat gizi susu kerbau sangat tinggi, kandungan nutrisinya banyak. Susu kerbau mengandung protein, lemak dan laktosa yang lebih besar. Satu gelas atau berkisar 250 ml susu kerbau mengandung kalori sekitar 237 gr kalori.

Selain dikonsumsi dalam bentuk cairnya, susu kerbau juga dapat diolah dalam bentuk yang lebih padat. Dalam bentuk cair, susu kerbau yang baru diperah pada pagi hari langsung dimasukkan ke dalam botol kaca. Susu cair ini biasanya tidak melalui proses memasak dan di Tanah Batak dikonsumsi menjadi obat untuk menambah imun tubuh.
Sedangkan susu kerbau yang dipadatkan, biasanya dijadikan lauk pauk. Namanya biasa disebut dali ni horbo atau bagot ni horbo, teksturnya hampir menyerupai keju. Sama-sama menggunakan susu perahan segar, kemudian dididihkan. Ditambahkan 1 sendok makan ekstrak perasan daun alo, daun pepaya atau perasan buah nanas, yang berfungsi sebagai pengental.
Dali ni horbo, teksturnya lembut dan langsung dapat dikonsumsi, atau dikreasikan dengan jenis kuliner lainnya. Jika ingin sensasi rasa yang lebih kompleks dapat dimasak dengan bumbu arsik, yaitu varian bumbu yang biasa dipakai untuk memasak ikan.

Jika Anda berkunjung ke Tanah Batak, boleh berkunjung ke pasar tradisional. Di sana Anda akan menemukan berbagai aktivitas berjual beli, termasuk penjual dali ni horbo. Dali ni horbo ini dijual dalam panci-panci kecil yang dihargai sekitar Rp.12.000 hingga Rp.15.000. Atau jika Anda ingin menikmati dali ni horbo arsik, boleh mengunjungi Rumah Makan Khas Batak. Rasakan sensasi rasanya sangat unik dan sehat kuliner dali ni horbo dan ini patut dilestarikan. *Jmh
