Tobaria – Keberadaan pasar tradisional, memiliki peranan penting dalam perkembangan suatu daerah. Pasar adalah tempat bertemunya para penjual dan pembeli, di tempat inilah terjadinya transaksi perdagangan.

Dahulu pasar tradisional dianggap sebagai awal pusat aktivitas perekonomian kemasyarakatan, saling barter kebutuhan barang dan seiring zaman beralih ke penjualan barang atau bahan dengan nilai tukar uang.

Meskipun sudah banyak toko-toko kelontong yang menjual aneka kebutuhan yang bisa kita temukan di pasar, namun pasar tradisional tetaplah primadona untuk dikunjungi dan membeli semua kebutuhan yang harus dipenuhi setiap saat.

Kali ini kita akan melihat aktivitas perekonomian kemasyarakatan di Pasar Tiga Raja Parapat-Kabupaten Simalungun. Salah seorang pedagang bumbu di Pasar Tiga Raja Parapat-Kabupaten Simalungun, Dame Sidabutar mengatakan bahwa pasar tersebut awalnya adalah pasar tradisional. Pasar tersebut menurutnya sudah beberapa kali direnovasi dan sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Dame mengatakan, “Saya sudah puluhan tahun berjualan di pasar ini. Tapi hanya di Hari Sabtu saya jualan, karena disitulah pasar paling ramai. Tidak hanya penjual dari Tiga Raja saja yang datang, tetapi dari luar Kabupaten Simalungun juga berdatangan. Kami bertahan berjualan di pasar karena kami sudah punya pelanggan. Walaupun di masa pendemi ini pembeli tidak seramai dulu, tetapi kami bersyukur masih banyak masyarakat yang mau belanja ke pasar,” ucapnya menutup percakapan kami.

Pasar Tiga Raja Parapat berada di wilayah padat penduduk dan  berdampingan dengan rumah tinggal masyarakat, toko-toko, restoran, penginapan dan Dermaga Kapal Penyebrangan Tiga Raja-Tuktuk dan lain sebagainya.

Hari sabtu merupakan pekan besar di Pasar Tiga Raja Parapat/jmh

Pasar ini buka setiap Hari Selasa, Hari Kamis dan Hari Sabtu. Untuk Hari Selasa dan Hari Kamis, merupakan aktivitas jual beli bagi pedagang setempat. Sedangkan Hari Sabtu merupakan aktivitas jual beli pedagang setempat, dan pedagang yang berasal dari luar Kabupaten Simalungun.

Berbagai jenis transaksi perekonomian berlangsung di pasar ini. Pedagang bumbu, rempah-rempah, sayur mayur, ikan tawar dan ikan laut, aneka jajanan dan kuliner lokal, aneka bunga dan banyak jenis produk lainnya dijual di pasar ini.

Selain sebagai pusat jual beli kebutuhan masyarakat setempat, dahulu pasar ini juga kerap disinggahi Wisatawan Mancanegara (Wisman). Karena memang lokasi pasar ini berada di pusat kunjungan wisatawan yaitu di Kota Parapat.

Suasana pasar cukup ramai, terlihat aktivitas tawar menawar. Jika dahulu peranan penting seorang perempuan sangat dibutuhkan dalam lingkup pasar tradisional, saat ini sudah berimbang. Baik perempuan maupun pria sudah merata melakukan aktivitas di pasar, baik sebagai pembeli, penjual, maupun sebagai produsen yang memasok barang ke pasar.

Aktivitas di Pasar Tiga Raja Parapat/jmh

Alamat :

Pasar Tiga Raja Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon – Kabupaten Simalungun.

Peta :

Waktu dan Jam Operasional :

Hari Selasa, Hari Kamis, Hari Sabtu

Pukul 07.00 – 15.00 WIB

Apakah Anda tertarik ingin berbelanja ke pasar tradisional Tiga Raja Parapat ? Jangan lupa memakai masker, menjaga jarak dan juga tas belanjaan terbuat dari kain untuk mengurangi sampah plastik yah. (*)