Tobaria – SAFest 2026 sukses menggelar event tahunan yang ke VI melalui rangkaian 3 acaranya yaitu Tarutung Colour Run #2, Gowes Muara-Sibandang, dan Sibandang-Muara OWS (Open Water Swimming) pada Bulan Mei 2026.
Acara ini merupakan Semarak Sport Tourism di Tapanuli Utara dengan mengunggulkan bentang alamnya yang menarik dan menantang sebagai antusiasme menyambut diberikannya greencard Geopark Kaldera Toba oleh UNESCO.
Para mahasiswa/I dari Prodi Pariwisata Budaya & Keagamaan IAKN Tarutung sebagai panitia SAFest 2026 tertantang menyajikan event yang lebih berbeda dari tahun ke tahun melalui event ini.
Panitia optimis berperan ambil bagian dalam pengembangan kepariwisataan di Tapanuli Utara. Tentunya dalam event tahun ini panitia menggandeng komunitas Pokdarwisma Pulo Sibandang, KOTAB’ers, dan HCC, Jaga Danau Toba.id, dan Toba Triathlon.

Peserta Tarutung Colour Run #2 SAFest 2026 melewati Parbubu. (Foto: SAFest)
Event ini bertujuan meningkatkan daya saing pada Daya Tarik Wisata di Kabupaten Tapanuli Utara khususnya sport tourism dengan mengkampanyekan Keberlanjutan (“Campaign for Sustainability”).
Rangkaian acara ini dimulai pada tanggal 16 Mei 2026, Tarutung Colour Run #2 (Lets Glow in Tarutung Colour Run) yang bertujuan mengkampanyekan pemakaian pewarna alam di Tapanuli Utara, mengingat Tapanuli Utara sebagai sentra pertenunan di Kawasan Danau Toba dan sudah mulai beralih ke pemakaian pewarna alam.
Dengan Peserta lari terdaftar sebanyak 253 orang melewati rute yang dipilih berkaitan dengan tempat tinggal para petenun dan pekerja kreatif di sekitar Huta Godung dan Parbubu, juga pusat kota Tarutung yaitu Taman Lonceng Tarutung, Kompleks Pohon Durian Tarutung, dan Taman Kota dengan Sopo Partungkoan yang memiliki arsitektur rumah batak yang megah.

Dilanjutkan pada tanggal 24 Mei 2026, 2 acara dalam 1 hari yaitu Gowes Muara Sibandang dan Sibandang-Muara OWS (Open Water Swimming).
2 Event ini menggandeng 2 komunitas pesepeda lokal, KOTAB’ers (Tarutung) dan HCC (Humbang Cycling Community) yang sukses menggelar Tour de Humbahas tahun 2025, Pokdarwisma Pulo Sibandang yang mempersiapkan Tim Marshal OWS dan perlengkapannya bersama Jaga Danau Toba.id, dan Toba Triathlon yang membantu mempersiapkan calon peserta renang OWS dan SOP Pelaksanaannya.
Peserta terdaftar sebanyak 104 dari berbagai komunitas sepeda seperti KGM, GATS Asahan, POLTOB Cycling Club, STAG Krakatau BMX, KEDAN, GAS, ICC, LIBO Gowes lalu ikut memeriahkan FORKOPIMDA Tapanuli Utara, beserta jajarannya, Bapak Dandim 0210, dan lainnya.


bersama KGM dan Ibu Hanna Bangun (Tour de Sinabung). (Foto: SAFest)

Start Venue bertempat di Camping Ground Sitanggor juga sebagai Landing Area Paralayang Huta Ginjang berhasil menyuguhkan pemandangan bentang alam yang indah di sisi lainnya Danau Toba.
Diawali rute yang menantang dengan elevasi sekitar 30° pegowes merasa tertantang untuk menaklukkan jalur pertama Sitanggor menuju Simpang Tugu Aritonang dengan keindahan pemandangan sisi tepi Danau Toba yang tak menyurutkan semangat pesepeda. Seperti jargon yang diusung yaitu “Ride the beauty, Feel the Journey”.
Dilanjutkan ke Desa Batu Binumbun menuju Pelabuhan Muara Putih Desa Unte Mungkur. Dengan rehat sejenak sekitar 10 menit menyeberang menuju Pulau Sibandang, mengelilingi pulau dimulai dari desa Papande yang terkenal dengan Tenun Harungguannya, Desa Sampuran dengan vegetasi pohon mangganya yang menyerupai bonsai raksasa estetik dan unik, dan Desa Sibandang yang memiliki situs budaya Rumah Bolon, Rumah Kepala Nagari, dan Batu Kursi. Setelahnya menyeberang kembali menuju Muara untuk finish di Hotel Pantai Libra SS Muara.

Di sisi lain para perenang terdaftar sebanyak 25 peserta memulai Open Water Swimming dari Pulau Sibandang menuju daratan Sumatra/Pulau Sumatera.
Para perenang terdiri dari berbagai kalangan seperti para atlet renang dari Rantau Parapat dan Toba, para pecinta aktivitas renang yang sudah mengikuti OWS di berbagai daerah maupun negara.
Berenang di perairan terbuka akan memberikan pengalaman yang baru, unik, dan menantang. Berenang antar pulau, dari Pulau Sibandang ke Pulau Sumatera, merasakan kejernihan, kesegaran air tawar Danau Toba, dan alam asri Sibandang-Muara adalah kesan yang tidak terlupakan.
Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa Danau Toba sangat layak untuk kegiatan renang perairan terbuka dengan memakai standar keamanan yang terukur.
Selain fun swimming di perairan terbuka, digelar juga mini race OWS renang sejauh 600 meter yang diikuti beberapa perenang dan dimenangkan pertama oleh Ray Praja Bancin dari Kabupaten Toba, kedua L Geraldi Simangunsong dari Kabupaten Toba, dan ketiga Tan khalifa Andra Abqori dari Rantau Parapat.

(Foto drone: Pokdarwisma Pulo Sibandang)


dengan Muhammad Abduh Arrafi sebagai peserta termuda berusia 7 Tahun. (Foto: SAFest)

Gelaran acara ini tidak lepas dari dukungan para komunitas dari dalam dan luar daerah Kabupaten Tapanuli Utara, seperti Pokdarwisma Pulo Sibandang, KOTAB’ers, HCC, OWS&3, Rumah Rajut Parbubu, BATAKLANDEN dan Alfa music, Gubuk Kreasi Bolang Toba, BPODT, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Kodim 0210, POLRES Tapanuli Utara, Hydrococo & Fitbar, Bank Sumut, Perumda Mual Natio, Toba Travel, BANDAL (Bandreak Andaliman), Hotel Pantai Libra SS, Parkopi Cafe & resto, BPJS Ketenakerjaan, Ceka Eatery & Space, Komisi B DPRD Taput, dan para media partners kami yaitu Horas TAPUT, Sumut Run, Toba Triathlon, dan Disparbudpora TAPUT.
(Deby, SAFest 2026)
