Tobaria – Rombongan Ambassador Goes to Lake Toba mengunjungi Kabupaten Simalungun. Kamis (16/3/2023) rombongan tiba di Nagori Sait Buntu Kecamatan Pamatang Sidamanik. Rombongan disambut Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Esron Sinaga bersama Ketua TP PKK Ny Ratnawati Radiapoh.

Kehadiran rombongan didampingi Kepala Pusat Pelatihan dan Kerjasama Internasional (Pulin) BKKBN Muhammad Rizal Martua Damanik bersama Kepala BKKBN Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Irzal.

Kepada rombongan, diberikan suvenir khas Simalungun berupa Stola yang dikalungkan kepada masing-masing peserta.

Di Sait Buntu, rombongan dibagi dua grup. Grup A dan B serta didampingi Guide, mengunjungi Kampung KB untuk melihat langsung program kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting).

Dalam sambutannya, Esron mengucapkan selamat datang kepada rombongan duta besar negara-negara sahabat, di antaranya Mozambik, Polandia, Rumania, Belanda, Singapura, Jerman, dan perwakilan organisasi internasional, seperti WFP, WHO, USAID, UNFPA, UNICEF, dan beberapa konsulat yang ada di Medan.

“Sungguh sebuah kehormatan bagi kami, bapak ibu dapat hadir ke daerah kami untuk melihat Kampung Keluarga Berkualitas dan Dashat serta kunjungan wisata,” kata Esron.

Menurut Esron, ini kesempatan bagi Kabupaten Simalungun untuk mempromosikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) demi mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Disampaikannya, adanya program Bangga Kencana melalui Dashat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi keluarga, terutama keluarga berisiko stunting, khusunya keluarga kurang mampu, melalui sumberdaya lokal.

Menyinggung stunting, Esron mengatakan saat ini prevalensi angka Stunting di Kabupaten Simalungun 17,4 persen, dari angka sebelumnya 28 persen, atau turun sekitar 10,6 persen.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Simalungun Ny Ratnawati berharap kepada masyarakat Pamatang Sidamanik agar lebih semangat, terutama TP PKK termasuk para lansia.

“Mari kita tingkatkan UMKM dan program-program kita, agar ke depan daerah kita dapat dikunjungi tamu-tamu dari luar negara,” ajak Ratnawati.

Ratnawati juga mengapresiasi keberadaan Kampung KB Sait Buntu yang sangat luar biasa.

“Kampung KB ini sangat bersih dan indah sekali. Ini harus kita jaga dan kita tingkatkan lagi,” katanya.

Selanjutnya Ratnawati mengucapkan terima kasih kepada camat dan pangulu serta masyarakat yang sangat kompak sehingga dapat mewujudkan Kampung KB.

Dari Kampung KB, rombongan menuju aula PTPN IV Kebun Toba Sari untuk mengikuti kegiatan Global Dialogues.
Dalam Global Dialogues, dilakukan diskusi tentang program Kampung KB dan upaya penurunan Stunting. Ambassador Goes To Lake Toba juga mengapresiasi Kampung KB dan memberikan berbagai masukan dalam memajukan Kampung KB.

Senada disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut, M. Irzal. Ia mengatakan, suatu kebanggaan bagi Provinsi Sumut khususnya kawasan wisata Danau Toba yang di kunjungi delegasi kedutaan besar dan Organisasi Internasional.

Irzal dalam hal ini mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Pemkab Simalungun dan Samosir serta pihak terkait lainnya. Menurutnya, ini sangat luar biasa, program Bangga Kencana di Sumut ditinjau para Duta Besar negara negara sahabat dan perwakilan Organisasi Internasional, seperti WHO, USAID dan lainnya serta Konjen di Sumut.

“Artinya dengan kunjungan mereka, program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang memperoleh penghargaan dari UNPA (PBB) memang benar adanya dan nyata. Keberhasilan program KB di Indonesia memang realita, sehingga para delegasi datang untuk melihatnya,” ujar Irzal.

Menurut Irzal, kunjungan para delegasi sangat membanggakan Pemprovsu. Selain memperkenalkan keberhasilan program Bangga Kencana dengan Kampung KB nya, juga dapat memperkenalkan wisata di Sumut khususnya objek wisata Danau Toba. (*)