Tobaria – Danau Toba tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, namun juga terkenal sebagai zona produksi kopi berkualitas tinggi. Beragam jenis varian kopi tumbuh subur di sekitar Danau Toba.

Umumnya, kopi yang banyak ditanam di sekitar kawasan Danau Toba adalah jenis Arabika. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas areal tanaman kopi Arabika disekitar kawasan Danau Toba sekitar 71.955 hektare, sementara areal kopi Robusta hanya 19.416 hektare.

Ini disebabkan karena kopi Arabika merupakan kopi dataran tinggi yang tumbuh subur di kawasan pegunungan Danau Toba yang ketinggiannya bisa mencapai 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Salah satu varian kopi Arabika yang banyak diminati antara lain kopi lintong. Kopi ini berasal dari Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan yang telah banyak diminati pasar internasional.

Lintong Nihuta yang beririsan langsung dengan Danau Toba telah membuat kopi arabika ini jadi salah satu produk unggulan bagi wisatawan yang berkunjung di sana. Menikmati cita rasa kopinya saat bersantai di pinggiran Danau Toba pun akan terasa lebih nikmat.

Kopi lintong ditanam di atas ketinggian diatas 1000 MDPL (Doc. istimewa)

Kopi Lintong adalah kopi yang harus dipertimbangkan menjadi kopi premium pilihan yang banyak disukai di dunia. Selain itu, kopi lintong sendiri merupakan salah satu dari tiga kopi terlaris di dunia selain Madailing dan Aceh Gayo.

Tasting notes untuk kopi lintong sendiri memiliki rasa yang herb, earty dan juga spices after taste. Seperti kopi sumatra pada umumnya, Kopi lintong juga memiliki body yang strong dengan tidak menghilangkan flavour noteslainnya. Sangat cocok
untuk diseduh menggunakan alat manual atau di-blend dengan jenis kopi lainnya untuk menjadi standart kopi espresso.

Kualitas kopi lintong yang sudah terkenal di manca negara ini diyakini karena pengaruh kondisi tanah yang subur akibat letusan Gunung Toba sekitar 73.000 tahun lalu. Didukung pula dengan ketinggian wilayah, sekitar 1.000 – 1.000 meter di atas permukan laut.

Kopi Lintong dianjurkan untuk dikonsumsi tanpa gula dan susu. Kopi Lintong yang diseduh dengan tehnik French Press, Dripping dan Pour Over akan menemukan after taste terbaik. Namun demikian, jika ingin menikmati Kopi Lintong seperti menu di Kedai Kopi, disarankan untuk memilih Kopi Lintong dengan roasting grade Dark Roast.

Kopi Lintong dengan roasting grade ini dapat dicampur dengan susu, gula aren serta untuk dibuat menjadi espresso. Untuk Pecinta kopi hitam (French press, Dripping, Pour Over) disarankan untuk memilih roasting grade Medium. (*)