Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagama suku dan budaya, salah satu diantaranya adalah Suku Batak Toba. Keberadaan keragaman suku dan budaya ini menjadi kekayaan tersendiri bagi Bangsa Indonesia.

Keberagaman terlihat dari segi bahasa, pakaian adat, tarian, musik tradisional, dan tata upacara adatnya. Suku Batak Toba memiliki beberapa tata cara upacara adat, diantaranya ada upacara kelahiran, upacara perkawinan, upacara kematian dan berbagai jenis upacara adat lainnya.

Kelahiran anak adalah hal yang sangat dinanti-nantikan setiap keluarga. Khususnya bagi Suku Batak Toba, hal ini terlihat pada visi hidup Suku Batak Toba yang mengatakan, “Hamoraon, hagabeon, hasangapon.”

Hamoraon artinya kekayaan, hagabeon artinya memiliki keturunan anak laki-laki dan anak perempuan dan hasangapon artinya kemuliaan. Begitu pentingnya kelahiran seorang anak dalam suatu keluarga, sehingga setiap kelahiran seorang anak pada  Suku Batak Toba akan disambut kelahirannya dengan upacara yang disebut mangharoan (Baca : Makkaroan).

Adapun tujuan dari upacara mangharoan ini adalah sama seperti upacara syukuran atas kelahiran seorang anak. Keluarga besar dari pasangan suami istri yang dikaruniai anak akan diundang hadir, para tetua adat dan warga setempat dimana upacara adat mangharoani dilaksanakan.

Pada upacara adat ini akan diadakan doa bersama dan makan bersama, hal istimewa pada acara ini adalah pada saat acara mangulosi orangtua si anak dan anak yang baru lahir. Bersama pemberian ulos akan ada penyampaian pesan-pesan kepada orangtua si anak dan anaknya. Pesan-pesan ini memiliki makna mendalam, pengharapan kepada orangtua si anak, untuk si anak semenjak kelahirannya hingga usia dewasa nantinya.

Mangupaupa kedua orang tua dan si anak, agar senantiasa sehat selalu/jmh

Nah, ini dia beberapa umpasa yang lazimnya diungkapkan pada upacara penyambutan kelahiran anak pada Suku Batak Toba :

1. Tangki jala walang

Galinggang jala garage

Sai tubu ma anak partahi jala ulubalang

Dohot boru par mas jala par eme

Umpasa di atas memiliki arti, lahirlah anak dan putri yang bijaksana dan kaya raya.

2. Di ruma ma pongki

Bahulbahul pansalongan

Diruma ma tondi

Sai ro ma pansamotan

Umpasa di atas memiliki arti, semoga hidup selalu dilimpahi berkat.

3. Bintang na rumiris

Ombun na sumorop

Anak pe riris

Boru pe torop

Umpasa di atas memiliki arti, semoga keluarga tersebut memiliki keturunan yang banyak, baik anak lelaki maupun anak perempuan.

4. Simbur magodang ma ibana

Tongka panahitnahiton

Umpasa di atas memiliki arti, semoga si anak cepat bertumbuh dan dijauhkan dari sakit penyakit.

6. Tiur ma songon ari

Rondang ma songon bulan

Umpasa di atas memiliki arti, kehadiran si anak kiranya menjadi terang ditengah keluarga.

7. Panggabean parhorason

Di tikki on tu jolo an on

Umpasa di atas memiliki arti, jadilah anak pembawa berkat, hari ini hingga kedepannya.

8. Tubu lata di toru ni bungabunga

Sai tubu ma di hamu

Angka anak na marsangap

Dohot boru na martua

Umpasa di atas memiliki arti, semoga orangtua si anak kelak melahirkan anak yang baik.

Perwakilan orangtua yang memberi berkat melalui Boras Si Pir Ni Tondi/jmh

Itu dia, beberapa umpasa batak di upacara adat mangharoan Suku Batak Toba. Hal ini tentu harus kita pelajari dan lestarikan, agar kelak bisa kita teruskan kepada generasi kita. *Jmh