Bagi sebagian orang, mengkonsumsi daging babi di anggap haram. Bahkan di Provinsi Sumatra Utara sempat beredar issu tentang pelarangan memelihara hingga mengkonsumsi daging babi, salah satunya yang paling ditentang adalah rencana diberlakukannya wisata halal.
Semua merujuk dari kejadian yang telah merugikan banyak peternak babi, yaitu matinya puluhan ribu ternak babi akibat virus ASF pada akhir Desember 2019 lalu. Semenjak saat itu, masyarakat mulai enggan beternak babi hingga daging babi dab sempat dihimbau untuk tidak dikonsumsi lagi.
Namun seiring waktu, masyarakat kembali memelihara ternak babi dalam jumlah terbatas. Melihat tumbuh kembang ternak babi ini, mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk kembali mengkonsumsi daging babi.

Dan efek akibat serangan beberapa waktu lalu terhadap ternak babi, telah mengangkat nilai jual daging babi. Nah, melihat hal ini maka bisa diyakini bahwa masyarakat asli di sekitaran Kawasan Danau Toba akan sulit menghentikan kebiasaan untuk mengkonsumsi daging babi.
Sebenarnya, apa sih yang membuat daging babi begitu banyak diminati banyak masyrakat ? Ternyata banyak jenis olahan daging babi yang memang memberikan sensasi kenangan di lidah penikmatnya.
Hal ini terlihat dari banyaknya Rumah Makan yang menyajikan berbagai Menu Khas Batak di Kawasan Danau Toba. Jadi para penikmat kuliner daging babi tidak akan kesulitan mencari menu olahan dari babi sesuai yang diinginkan. Tekstur empuk dan rasa gurih daging babilah yang membuat kuliner Khas Batak ini tidak terlupakan.
Daging babi memiliki kandungan protein yang melimpah di setiap daging segarnya. Jika diolah dengan benar, daging ini bisa memberikan keuntungan bagi kesehatan kita, mulai dari membentuk massa otot hingga meningkatkan performa olahraga. Maka pilihlah bagian daging babi yang rendah lemak, yaitu daging babi has dalam.
Kandungan nutrisi dalam setiap 85 gram daging babi babi has dalam antara lain 125 kalori, (3,4) gram lemak, 48 mg sodium, 22 gram protein dan berbagai vitamin dan mineral penting seperti tiamin, selenium, zinc, vitamin B12, hingga zat besi.

Apa sih manfaat daging babi ? Ini dia beberapa manfaat dari daging babi :
1. Menjaga Massa Otot
Protein yang ada dalam daging babi berguna dalam menjaga massa otot kita. Apa pentingnya massa otot bagi kesehatan? Massa otot akan berkurang seiring bertambahnya usia. Kondisi ini disebut dengan sarcopenia, yang mulai terjadi sejak usia 30an.
Saat massa otot menyusut, fungsi tubuh juga akan menurun sehingga gerakan maupun stamina menjadi lemah. Akibatnya, risiko terkena cedera pun akan meningkat.
Lebih lanjut, massa otot yang baik terkait dengan umur panjang. Sebuah studi menemukan bahwa kalangan lanjut usia (lansia) dengan massa otot yang lebih banyak cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang memiliki sedikit massa otot.
Selain karena kurang gerak atau pola hidup sedenter, menyusutnya massa otot juga bisa disebabkan oleh pola makan rendah protein.
Jadi, mengonsumsi daging babi atau makanan kaya protein lainnya dapat memastikan kecukupan asupan senyawa ini dalam tubuh kita serta membantu meminimalkan hilangnya massa otot. Inilah yang menjadi salah satu manfaat daging babi untuk kesehatan tubuh.
2. Meningkatkan Performa Tubuh
Manfaat daging babi tak lepas dari nutrisi taurine, creatine, dan beta-alanine di dalamnya. Ketiga zat ini diyakini mampu mengurangi kelelahan serta meningkatkan performa olahraga.
Sebagai contoh, beta-alanine merupakan asam amino yang digunakan tubuh untuk menghasilkan carnosine. Carnosine penting bagi fungsi dan perkembangan otot manusia. Para ahli telah mengaitkan kadar carnosine yang tinggi dengan penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan performa fisik.
Sementara diet rendah beta-alanine, seperti pada kaum vegetarian, bisa mengurangi jumlah carnosine pada otot seiring waktu. Bagi kamu yang sering cepat lelah saat beraktivitas fisik atau berolahraga, kamu mungkin bisa mencoba menyertakan daging babi ke dalam asupan sehari-hari untuk mendapat manfaat daging babi satu ini.
3. Baik Untuk Kesehatan Jantung
Manfaat daging babi tanpa lemak bisa sama baiknya untuk kesehatan seperti daging sapi atau daging ayam tanpa lemak. Studi tertentu menunjukkan bahwa mengonsumsi daging babi tanpa lemak mampu mengurangi lemak tubuh serta memperbaiki kesehatan jantung.
Meski demikian, ada banyak studi yang memiliki hasil beragam mengenai hubungan antara daging merah dengan penyakit jantung.
Beberapa studi menunjukkan bahwa daging merah olahan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sementara, sederet studi lainnya tidak menemukan keterkaitkan sama sekali.
Banyak ahli kesehatan juga meyakini bahwa selama dikonsumsi secara moderat, makan daging babi tanpa lemak tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, ingatlah bahwa manfaat daging babi baru akan terasa jika kamu mengonsumsi potongan daging yang tanpa lemak dengan frekuensi yang tidak berlebih.
Untuk mendapatkan manfaat daging babi dengan optimal, kamu tentu perlu memilih dan mengolahnya dengan benar. Ini dia tips memilih dan mengolah daging babi :
1. Jangan Sembarangan Memilih Bagian Daging Babi
Untuk mendapatkan manfaat daging babi untuk kesehatan yang maksimal, pilihlah potongan daging babi has dalam atau pork tenderloin. Pasalnya, bagian ini memiliki sedikit lemak. Selain itu, daging babi has dalam juga biasanya tidak mengandung gula dan garam tambahan maupun pengawet.
2. Cermati Cara Menyimpan Daging Babi
Jika kamu membeli daging babi potong, ketahuilah bahwa daging ini hanya dapat bertahan selama 2-4 hari dalam kulkas. Tapi bila disimpan dalam freezer pada suhu di bawah 0 derajat Celcius, daging bisa tahan lama hingga enam bulan. Berbeda pula dengan daging babi cincang karena daging ini hanya dapat bertahan selama 1-2 hari dalam kulkas. Maka, pastikan kamu mengetahui cara menyimpannya dengan benar agar manfaat daging babi bisa diperoleh maksimal.
3. Jangan Dimakan Mentah
Hindari mengonsumsi daging babi yang masih mentah atau kurang matang. Daging babi mentah bisa mengandung berbagai jenis parasit penyebab penyakit. Daging babi yang tidak segar dapat mengandung cacing, dalam istilah medis penyakit ini disebut Taenia solium alias cacing pita babi. Jadi, pastikan daging benar-benar dimasak matang sebelum knda menyantapnya agar manfaat daging babi untuk kesehatan dapat dirasakan secara optimal.
4. Perhatikan Cara Memasaknya
Daging babi sebaiknya dimasak pada suhu antara 63-71 derajat Celsius. Ketika kamu memasaknya, para ahli kesehatan menganjurkan kamu untuk mengukur suhu pada bagian daging yang paling tebal tanpa menyentuh tulang, guna memastikan temperaturnya.
Namun, kamu harus mengolah daging babi dengan benar agar mendapatkan manfaat daging babi didapat secara optimal. Sebab, daging babi yang masih mentah atau kurang matang bisa menyimpan parasit yang berbahaya bagi kesehatan.
Bagi kamu yang memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan juga dengan dokter mengenai keamanan serta porsi konsumsi daging babi untuk kamu.
Dengan ini, kesehatan kamu pun tidak terganggu dan manfaat daging babi bisa diperoleh secara maksimal. Nah itu dia beberapa info yang dilansir dari berbagai sumber, tentang manfaat, memilih tips dan pengolahan daging babi agar kita bisa menerima manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. *jmh
