Tobaria –

inasumba merupakan salah satu kuliner khas yang ada di Kabupaten Simalungun. Makanan ini merupakan olahan daging tanpa dimasak
Selain untuk pesta adat, hinasumba juga bisa menjadi makanan sehari-hari yang sering digunakan orang Simalungun. Dilansir melalui website Kemdikbud, Hinasumba merupakan sejenis makanan berupa daging ayam atau daging babi.

Untuk masyarakat Simalungun yang beragama Islam mereka akan menggunakan daging ayam untuk membuat hinasumba. Hinasumba ini sering juga digunakan untuk upacara adat seperti perkawinan dan acara syukuran lainnya. Tetapi hinasumba bisa juga digunakan sebagai makanan sehari-hari masyarakat Simalungun.

Kuliner ini punya proses memasak yang unik, yaitu dengan menggunakan sikam. Sikam ini berupa daging dari kayu yang mampu membuat makanan menjadi lezat.

Nah, adapun daging sikam ini diperas hingga mengeluarkan air. Nah, nantinya air perasan sikam ini akan dicampurkan ke daging yang sudah direbus setengah matang.

Tidak semua orang dapat mengolah kuliner ini, selain pohon Sikam yang cukup jarang didapatkan, juga butuh keterampilan untuk mengolah hinasumba yang benar dan lezat.

Resep Hinasumba

Bahan:

  • 1 ekor daging ayam
  • Lengkuas
  • Lada
  • Garam
  • Batang serai
  • Kelapa sangrai
  • Kelapa muda,parutBeras
  • Air Sikkam


Persiapan Bahan
– Rebus daging setengah matang, kemudian cincang halus
– Lada dan garam ditumbuk halus
– Batang serai dan lengkuas digiling halus
– Beras dihaluskan menjadi tepung
– Siapkan Sikkam


Cara Membuat
– Masukkan daging ke dalam baskom (pisahkan tulang dan daging)
– Masukkan garam dan lada secukupnya
– Masukkan serai dan lengkuas yang sudah halus
– Masukkan kelapa yang sudah disangrai (gongseng), aduk rata
– Masukkan kelapa muda parut, aduk rata
– Masukkan air sakkam yang sudah diperas
– Masukkan beras yang sudah dihaluskan, aduk rata
– Aduk sampai mengeluarkan aroma sedap
– Sajikan


Itulah informasi tentang hinasumba. Jika tertarik detikers bisa mencoba memasaknya di rumah. Semoga bermanfaat! (*)